Apa itu sadari?- Kanker payudara memang tidak
bisa dianggap remeh. Faktornya beragam, mulai dari gaya hidup yang
berbeda hingga jenis makanan yang dikonsumsi tiap harinya.
Gejala lain kanker payudara adalah timbul rasa sakit di sekitar payudara
dan ketiak, munculnya ruam merah dan kerutan di kulit payudara, bentuk
puting payudara mengerut dan mengeluarkan darah, atau berubahnya ukuran
pada salah satu atau kedua payudara. Penanganan kanker payudara
bervariasi tergantung pada beberapa faktor, yakni jenis kanker payudara,
stadium kanker, usia, dan juga kondisi kesehatan penderita saat itu
Bagaimana Cara Memeriksa Payudara?
Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah beberapa hari setelah
periode menstruasi Anda berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon
berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk
payudara yang mengencang.
Terdapat beberapa cara untuk melakukan pemeriksaan. Anda dapat memilih yang sesuai dengan kenyamanan Anda.
Di depan cermin
Untuk melakukan pemeriksaan SADARI, Anda
memerlukan tangan, penglihatan, dan cermin. Berdirilah di depan kaca,
buka pakaian dari pinggang ke atas. Pastikan terdapat cukup pencahayaan
dalam ruangan tersebut dan lakukan cara berikut.
- Perhatikan payudara Anda. Kebanyakan
wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama besar (payudara kanan
lebih besar atau lebih kecil daripada yang lain).
- Berdirilah dengan lengan di samping
tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti
permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara.
- Letakkan tangan pada pinggang dan tekan
kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil
berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
- Membungkuklah di depan kaca sehingga
payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah
ada perubahan tertentu pada payudara.
- Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah.
- Periksa apakah terdapat cairan yang
keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari telunjuk Anda di
sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan
yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.
Saat mandi
Anda juga dapat memeriksa payudara saat mandi. Busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa
benjolan atau perubahan pada payudara.
Angkat satu tangan ke belakang kepala. Dengan tangan lain yang dilumuri
sabun, raba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari untuk
menekan-nekan bagian demi bagian dengan lembut. Lakukan pada payudara di
sisi lain.
Berbaring
Pemeriksaan SADARI juga dapat dilakukan
dengan berbaring. Pilih tempat tidur atau permukaan datar lain yang
nyaman. Saat berbaring, payudara menjadi melebar dan memudahkan untuk
diperiksa.
- Sambil berbaring, tempatkan gulungan
handuk atau bantal kecil di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di
bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan losion dan gunakan jari untuk
meraba payudara kanan.
- Ibaratkan payudara seperti permukaan jam.
Mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar.
Setelah satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh
permukaan payudara hingga ke puting selesai teraba.
Tidak perlu terburu-buru saat melakukan pemeriksaan. Pastikan semua permukaan payudara telah teraba dengan seksama.
Hal yang perlu diperhatikan saat dan
setelah melakukan pemeriksaan adalah tetap tenang jika mendapati
perubahan pada payudara. Meski harus tetap waspada, namun sebagian besar
perubahan fisik tidak mengarah pada kanker. Diperlukan pemeriksaan
lebih lanjut untuk mendiagnosis kelainan. Sebagian besar benjolan pada
payudara juga merupakan tumor jinak yang tidak bersifat kanker.
.
Cara Mencegah Kanker Payudara
Setelah mengetahui risikonya,
cara mencegah kanker payudara dapat dilakukan dengan mengurangi
risiko-risiko tersebut dengan hal-hal ini;
- Menjaga
berat badan tetap ideal. Berat badan erat kaitannya dengan risiko
kanker payudara. Wanita yang mengalami pertambahan berat badan atau
obesitas setelah masa menopause, memiliki risiko terkena kanker payudara
sebesar 30–60 persen. Sementara, wanita yang mengalami pertambahan
berat badan atau obesitas sebelum masa menopause, risiko terkena kanker
payudara 20–40 persen lebih tinggi dibanding dengan yang mempunyai berat
badan normal. Perubahan berat badan dan waktu terjadinya kenaikan berat
badan ini diduga berkaitan dengan keadaan hormon di dalam tubuh.
- Utamakan
makanan sehat. Meskipun mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran segar
belum memberikan perlindungan yang efektif terhadap kanker payudara,
setidaknya hal tersebut dapat membantu mengurangi risiko kanker
payudara. Wanita yang sudah terkena kanker payudara pun hidupnya dapat
lebih berkualitas jika menghindari makanan berlemak. Daging berlemak,
sosis, krim, margarin, mentega, dan minyak adalah sumber-sumber makanan
untuk dihindari sebagai usaha pencegahan yang disarankan.
- Luangkan
waktu untuk berolahraga. Wanita yang aktif secara fisik dapat
menurunkan risiko kanker payudara. Sebaliknya, risiko meningkat pada
wanita yang sudah bertahun-tahun tidak pernah mengolah fisiknya lagi.
Standar untuk melakukan olahraga aerobik intensitas sedang (seperti
bersepeda dan jalan cepat) adalah selama 2 jam 30 menit per minggu.
- Menyusui
bayi secara teratur. Meskipun tingkat penurunan risikonya kecil,
menyusui bayi dapat membantu mencegah kanker payudara. Tiap 12 bulan
menyusui, risiko terkena kanker payudara dapat berkurang sebesar 4,3
persen.
- Hindari
terkena paparan radiasi. Ada beberapa hal yang mungkin membuat Anda
terpapar radiasi tingkat tinggi, misalnya penggunaan peralatan kesehatan
CT scan, bekerja di tempat pengobatan yang menggunakan radiasi, dan
terpapar asap kendaraan, serta bahan-bahan kimia. Lindungi diri Anda
dari paparan tersebut dan semaksimal mungkin dihindari.
Ciri Benjolan Kanker Payudara
Memiliki risiko atau tidak,
tentu tidak ada salahnya untuk mengenali ciri-ciri kanker payudara.
Terutama kanker payudara stadium 1. Agar jika sel kanker tersebut
tumbuh, Anda tidak terlambat untuk mengobatinya. Berikut ini adalah Ciri
Benjolan Tanda Kanker Payudara stadium 1 yang perlu Anda ketahui;
- Munculnya benjolan di payudara. Benjolan di dalam payudara merupakan salah satu pertanda awal dari munculnya kanker payudara.
- Warna kulit payudara Anda berubah.
- Munculnya perubahan pada bagian puting disertai rasa nyeri.
- Muncul benjolan pada ketiak.
Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami
Kami
De Nature Herbal menyediakan
Obat Kanker Payudara (Cara Mengobati
Kanker Payudara Secara Alami). Obat Herbal kami telah terdaftar di BPOM,
DINKES, serta berlabel Halal dari MUI. Obat Herbal kami berbahan
ekstrak tumbuhan dan ramuan khas pengobatan kanker payudara maupun jenis
kanker lainnya.
Jika Anda ingin berkonsultasi langsung dengan kami atau ingin melakukan
pemesanan produk herbal kami, silahkan hubungi kontak kami berikut: